Elon Musk dikenal sebagai orang terkaya yang hobi menggeluti bidang otomotif, dengan nama perusahaan Tesla dan juga sering membahas soal mata uang digital.

Akan tetapi disamping fokusnya di dunia usaha, Elon Musk ternyata punya ambisi besar untuk yakni menciptakan kolonisasi manusia di Planet Mars.

Bukan kali ini saja Musk bicara tentang misi luar angka, sebab dirinya sudah lama berkecimpung dan terlibat tentang tata ruang di luar bumi dengan perusahaannya yang didirikan bernama SpaceX.

SpaceX perusahaan antariksa yang didirikannya terus melahirkan berbagai inovasi, mulai dari roket yang bisa dipakai lagi usai diluncurkan, menciptakan satelit internet, hingga membuat roket berkekuatan dahsyat untuk memindahkan manusia ke Planet Mars.

Mars sendiri dipercaya bisa menjadi tempat tinggal kedua bagi umat manusia di masa mendatang, termasuk Elon Musk. Berikut ini adalah daftar ambisinya tentang Planet Mars.

1. Kolonisasi Manusia

Untuk mewujudkan mimpi mendaratkan manusia ke planet mars, bos SpaceX tengah mengembangkan alat penerbangan tanpa awak ke mars.

Apabila pekerjaan tersebut berjalan sesuai rencana, ia percaya diri bisa membawa manusia manusia ke Planet Marstahun 2026. Sebab, jarak Bumi dengan Mars selalu berdekatan setiap 26 bulan.

2. Negara Demokrasi di Mars

Setelah memikirkan rencana menuju mars, Elon Musk berambisi lebih gila lagi yakni membangun negara dengan sistem perintahan demokrasi di Planet Mars.

Sejauh ini, tidak ada pemerintah di Bumi yang memiliki kekuasaan untuk menyatakan atau mengklaim kedaulatan atas Mars.

Oleh karena itu, bila ada sengketa di planet tersebut diselesaikan dengan prinsip otonomi dengan dasar itikad baik.

3. Meninggal di Planet Impian

Sebagai sosok yang gencar ingin membuat kolonisasi di Mars, Elon Musk menyimpan keingninan untuk meninggal di Planet Merah.

Pria berusi 49 tahun itu berasalan, bahwa bumi tidak bisa lagi dihuni karena sinar matahari yang semakin tinggi dalam 500 juta hingga satu miliar tahun lagi.

Elon Musk menjelaskan bahwa dia ingin mengambil bagian dalam misi Mars dan tinggal selamanya di sana. Ia berharap perusahaan-perusahaan yang sudah ia dirikan di Bumi dapat bertahan tanpanya.