Kedatangan Jose Mourinho ternyata juga tidak mampu mengangkat performa Tottenham Hotspur. Pelatih asal Portugal itu pun diperkirakan akan cabut pada akhir musim nanti.

Jose Mourinho yang dijuluki The Special One harus menerima kenyataan pahit dirinya gagal membawa Spurs menembus babak perempatfinal Liga Europa. Mereka harus tersingkir dari wakil Kroasia, Dinamo Zagreb.

Di ajang Liga Inggris juga Spurs masih kesulitan untuk menembus empat besar. Mereka ada di urutan keenam klasemen sementara Liga Inggris dengan mengoleksi 48 poin.

Pemilik Tottenham, Daniel Levy memang masih memberi Mourinho kesempatan untuk memperbaiki kinerja tim. Tapi bukan tidak mungkin, sang pelatih bisa didepak dengan sederet kandidat pelatih cocok melatih Spurs.

3. Julian Nagelsmann

Julian Nagelsmann saat ini memang masih dipercaya oleh klub Bundesliga Jerman, RB Leipzig. Kontraknya juga masih panjang, yakni sampai musim panas 2023 mendatang.

Raihan Nagelsmann cukup mentereng bersama RB Leipzig, dengan membawa skuatnya menduduki urutan kedua klasemen sementara Bundesliga musim ini. Musim lalu, mereka juga berhasil menembus semifinal Liga Champions.

2. Rafael Benitez

Selanjutnya pelatih yang sedang menganggur yakni Rafael Benitez. Pelatih asal Spanyol itu terakhir kali melatih klub China, Dalian Professional FC dan resign pada Januari 2021 kemarin.

Benitez tidak perlu diragukan lagi pengalamannya melatih di Liga Inggris. Klub-klub seperti Liverpool, Chelsea dan Newcastle pernah merasakan tangan dingin Benitez.

Meraih gelar bersama Liverpool dan Chelsea, Benitez pun tidak menutup kemungkinan kembali ke Liga Inggris musim depan.

1. Massimiliano Allegri

Yang terakhir tapi mungkin paling cocok untuk mendongkrak performa Tottenham adalah Massimiliano Allegri. Pelatih asal Juventus itu belum melatih lagi usai menanggalkan jabatannya sebagai pelatih Juventus pada 2019 lalu.

Dia punya catatan apik saat mengasuh Juventus selama lima tahun dengan total 11 trofi di berbagai ajang. Termasuk lima Scudetto (juara Liga Italia) lima musim berturut-turut.

Sebelum itu, dia juga pernah melatih klub legendaris AC Milan. Dia mampu mengantarkan Rossoneri mengangkat trofi Scudetto pada musim 2010/2011 silam.