Menjadi bagian dari keluarga kerajaan mungkin menjadi dambaan hampir setiap orang. Hidup bergelimang harta, mewah, kebutuhan terpenuhi dan berbagai keistimewaan lainnya yang didapat.

Hanya saja, tidak semua hal enak dijalani. Di balikmewahnya kehidupan keluarga kerajaan di istana, para anggotanya juga harus berhadapan dengan aturan yang sangat ketat, dan cendrung tidak populer.

Begitu juga yang terjadi di balik Kerajaan Inggris. Sebagaimana dilansir dari Mashed, Ratu Elizabeth II menerapkan sejumlah peraturan yang ketat, termasuk melarang beberapa jenis makanan. Apa saja itu?

1. Bawang

Pada umumnya, bawang merah, bawah putih atau bawang bombai banyak digunakan orang sebagai bahan dasar makanan, dan memberikan sejumlah manfaat untuk kesehatan.

Sayangnya, khasiat bawang itu tidak sampai masuk ke lingkungan Kerajaan Inggris, bahkan menjadi bahan makanan terlarang.

Hal tersebut terungkap kala istri Pangeran Charles, Camila Parker Bowles tampil di MasterChef Australia.

Dia mengungkapkan bahwa “bawang putih dilarang,” dan menjelaskan bahwa para bangsawan diperintahkan untuk menjauhi bawang putih sejak mereka begitu sering diminta untuk berbicara dengan pejabat dan anggota masyarakat lainnya.

2. Kentang, Pasta, Nasi

Menurut Darren McGrady, Ratu cendrung menghindari makanan bertepung seperti kentang, pasata hingga nasi.

Keengganan Ratu untuk makanan bertepung dinilai karena kandungan karbohidratnya yang tinggi – yang, menurut beberapa orang, dapat berdampak pada kesehatan.

3. Daging Mentah

Ratu Elizabeth II sangat menyukai makan steak, khususnya steak gaelik. Namun hal itu justru membuat koki kerajaan harus repot.

Sebab, Ratu sangat menginginkan daging yang matang sempurna, karena daging mentah adalah hal terlarang.

Hal itu diungkap oleh mantan koki kerajaan, Darren McGrady. Hal ini kemungkinan besar karena makan daging mentah membawa banyak risiko.

Daging yang kurang matang dapat menjadi tempat berkembang biak bagi E. coli yang dapat menyebabkan diare, mual, demam dan nyeri otot.