Selama pandemi virus corona, banyak orang membatasi kegiatan sehari-harinya di luar ruangan mulai dari bekerja hingga berkumpul bersama sanak saudara dan teman.

Hal itu terjadi karena mereka enggan terpapar virus corona. Alhasil, semua dilakukan di rumah yang membuat badan terasa kurang gerak.

Tidak hanya dari segi ruang gerak yang terbatas, dampak pandemi Covid-19 ini juga sampai mengganggu banyak orang sulit tidur, yang dikenal dengan istilah ‘coronasomnia’.

Coronasomnia merupakan masalah sulit tidur selama pandemi. Masalah ini muncul saat seseorang terlalu mencemaskan kondisi situasi serba tak pasti yang terjadi saat ini.

Untuk mengatasi masalah tersebut, orang-orang biasanya menambah aktivitas tertentu yang membuat mereka agar bisa mengalihkan fokusnya dari kecemasan.

Namun sayangnya cara tersebut malah menghambat kemampuan untuk tertidur. Berikut adalah tiga kesalahan yang paling umum dalam mengatasi susah tidur:

1. Sering Bermain Gawai

Kebiasan yang paling sering dilakukan oleh banyak orang adalah bermain ponsel saat sudah memasuki jam tidur di atas kasur.

Padahal hal itu sangat berbahaya, karena mata justru tertuju pada cahaya biru yang dapat mengganggu tidur.

“Cahaya terang dari TV, komputer, dan ponsel pintar dapat memengaruhi pola tidur Anda dan membuat Anda tetap waspada saat Anda seharusnya mengantuk,” ujar Dasgupta.

Cahaya biru menekan kadar melatonin dalam tubuh yang disekresikan dalam ritme sirkadian 24 jam setiap hari. Melatonin sendiri dikenal sebagai hormon tidur.

2. Bertahan di Kasur Saat Susah Tidur

Anda tidak disarankan berada di tempat tidur ketika merasa mengalami sulit tidur di malam hari, meski mata sudah berusaha untuk meram.

“Jika kita tetap di tempat tidur, kita akan mulai mengasosiasikan tempat tidur dengan insomnia,” ujar ahli tidur, Rebecca Robbins.

Jika tak bisa tidur setelah 20 menit, bangun-lah dan cari tempat lain dengan cahaya redup lalu lakukan sesuatu yang menenangkan sampai Anda kembali mengantuk.

3. Konsumsi Minuman Beralkohol

Mengonsumsi minuman beralkohol memang membuat seseorang mengantuk. Tapi, alkohol tak akan membuat tidur jadi nyenyak.

Tubuh memerlukan waktu untuk memetabolisme alkohol. Proses ini akan membentuk asetaldehida yang bisa mengganggu tidur.