Chelsea Ake

Pada era modern seperti saat ini, banyak wanita yang rela melakukan cara apa saja agar bisa tampil cantik dan menawan.

Akan tetapi, beberapa dari mereka justru melakukan beberapa cara yang mungkin salah, hingga akhirnya kehilangan nyawa.

Berikut redaksi Bonanza88 akan merangkum secara singkat 4 cewek yang ingin terlihat cantik, namun berujung kematian.

Diane De Poitiers

Menurut para arkeolog Prancis, meninggalnya de Poitiers disebabkan kandungan emas yang telah mengendap di dalam tubuh dan rambutnya, yang bisa meracuni organ dalamnya. Hal ini diketahui saat mereka menggali jasad Diane De Poitiers.

Selain itu, penelitian yang diterbitkan dalam jurnal medis Inggris, juga mengungkap bahwa De Poitiers menggunakan emas ini bertujuan agar tetap terlihat awet muda. Menggunakan emas dalam perawatan kecantikan memang dipercayai orang Prancis zaman dulu.

Chelsea Ake

Chelsea Ake

Dilansir laman The Huffington Post, wanita yang merupakan manajer Pusat Perawatan Kecantikan di Henderson, Nevada, Amerika Serika ini ditemukan tewas membeku di dalam mesin Cryotherapy.

Tubuh Chelsea Ake, yang saat itu berusia 24 tahun, ditemukan sudah membeku bahkan berwarna biru seperti es batu.

Di tempat kliniknya bekerja, Rejuvenice, terdapat alat kecantikan yang bisa mengatasi berbagai masalah pada wajah.

Dan kemungkinan kecelakaan yang menimpanya disebabkan oleh penggunaan mesin Cryotherapy tanpa pengawasan.

Eloise Aimee Parry

Eloise Aimee Parry

Eloise Aimme Parry (21) berasal dari Shrewsbury, Inggris. Ia meninggal dunia setelah mengonsumsi pil diet yang dibelinya secara sembarangan. Pil tersebut mengandung bahan kimian dinitropenol yang sangat berbahaya bagi tubuh.

“Putri saya merasa seperti terbakar setelah menelan pil pelangsing tubuh tersebut,” ucap ibu Parry, Fiona. Ibu Fiona menuturkan bahwa, “Obat itu berada dalam tubuhnya, tidak ada obat penawar, dua tablet memiliki dosis yang mematikan sementara dia telah menelan depalan tablet.”

Kelly Mayhew

Kelly Mayhew

Kelly Mayhew berusia 34 tahun, asal Suitland, Amerika Serikat. Ia meninggal dunia setelah menjalani perawatan kecantikan disebuah apartemen di New York.

Kisah ini berawal saat Mayhew melakukan perawatan yang dilakukan oleh dokter gadungan. Mayhew mendapatkan injeksi cairan yang mencurigakan di bagian dadanya. Kemudian, dokter yang menangani prosedur injeksi tersebut tidak bisa memastikan izinnya.

Usai prosedur selesai, Mayhew langsung mengalami alergi. Ibu Mayhew, yang menemaninya saat itu, langsung menghubungi pihak rumah sakit agar anaknya mendapatkan pertolongan medis. Namun sayangnya nyawa Mayhew tak bisa ditolong.