4 Jenis KDRT yang Wajib Dipahami Pasangan Suami Istri

Beberapa wanita mungkin mengalami masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), ketika sudah menjalin hubungan serius dengan seorang laki-laki.

Tak hanya wanita saja, namun pria juga dikatakan mengalami KDRT ketika menjalin rumah tangga.

National Domestic Violence Hotline menyebutkan sekitar 25 persen perempuan dan 14 persen laki-laki pernah menjadi korban kekerasan fisik “parah” dari pasangan intim mereka.

Dalam benak mereka, KDRT yang dimaksud itu selalu tentang fisik. Akan tetapi, ada kekerasan lain yang harus dipahami setiap perempuan.

Ternyata ada beberapa jenis KDRT yang mungkin belum diketahui banyak orang. berikut situs Bonanza88 akan mencoba untuk menjelaskan jenis-jenis kekerasan dalam rumah tangga.

Kekerasan Finansial

Kekerasan yang dilakukan dalam bentuk eksploitasi, memanipulasi, dan mengendalikan korban dengan tujuan finansial.

Pelaku kekerasan memaksa korban bekerja, melarang korban bekerja tapi menelantarkannya, atau mengambil harta pasangan tanpa sepengetahuannya.

Kekerasan Tertutup (Covert)

Biasanya dikenal dengan kekerasan psikis atau emosional. Kekerasan ini sifatnya tersembunyi, seperti ancaman, hinaan, atau cemooh yang kemudian menyebabkan korban susah tidur, tidak percaya diri, tidak berdaya, terteror, dan memiliki keinginan bunuh diri.

Kekerasan Terbuka (Overt)

Yakni kekerasan fisik yang dapat dilihat, seperti perkelahian, pukulan, tendangan, menjambak, mendorong, sampai pada membunuh.

Kekerasan Seksual

Kekerasan ini dilakukan untuk memuaskan hasrat seks (fisik) dan verbal. Secara fisik misalnya pelecehan seksual (meraba, menyentuh organ seks, mencium paksa, memaksa berhubungan seks dengan pelaku atau orang ketiga, memaksa berhubungan intim).

Sedangkan pelecehan verbal bentuknya bisa berupa komentar, julukan, atau gurauan yang sifatnya mengejek, juga membuat ekspresi wajah, gerakan tubuh, atau pun perbuatan seksual lain yang sifatnya melecehkan dan atau menghina korban.