Setiap lelaki tentunya tidak ingin salah pilih untuk menjadi seorang wanita sebagai istrinya. Kendati mereka juga bukan orang baik, namun para pria sangat ingin mendapatkan wanita baik.

Beberapa pria di muka bumi ini mungkin harus mengetahui sejumlah tipe wanita yang sebaiknya tidak dijadikan istri.

Untuk lebih lengkapnya, berikut redaksi Bonanza88 akan mencoba untuk merangkum 4 tipe wanita yang tak layak dijadikan istri.

Pengendali

Ini adalah jenis perempuan yang berperilaku seperti bos. Ia adalah satu-satunya pengambil keputusan, dan tidak menganggap usulan pasangannya sebagai sesuatu yang patut dipertimbangkan.

Pasangan yang sangat mendikte ini akan menjauhkan para pria dari teman-temannya. Lama kelamaan, Anda akan kehilangan harga diri. Maka, sudah saatnya Anda meninggalkan dia, dan mendapatkan kembali kehidupan merdeka Anda.

Pengeluh

Banyak pria merasa berarti ketika mendengarkan perempuan yang curhat soal masalahnya. Karena si perempuan butuh orang yang mau mengerti dan si pria suka dengan perasaan menjadi pahlawan, tak jarang keduanya lalu jatuh cinta. Tentu tidak ada yang salah dengan hal itu.

Tapi Anda harus mulai waspada bila dia terlalu sering curhat untuk masalah yang berbeda-beda. Anda harus bertanya-tanya, mengapa ia selalu memiliki masalah? Mengapa hal-hal buruk terjadi padanya? Jangan-jangan ia memang memiliki sifat yang membuatnya sering bermasalah dengan orang lain, atau dia menganggap segala sesuatu sebagai masalah.

Penuntut

Anda tentu suka bila dirindukan pasangan, atau merasa senang bila pasangan mengingatkan agar Anda tidak lupa makan. Tapi bayangkan bila pasangan begitu posesif, sehingga Anda tidak boleh meninggalkan dia meski hanya sebentar.

Bayangkan bila tiap 30 menit dia menanyakan Anda ada di mana. Bayangkan bila setiap Anda terlambat membalas pesannya, atau tidak segera mengangkat telepon, dia akan merajuk.

Memiliki pasangan seperti ini bakal membuat gerak Anda terbatas. Lupakan kumpul bersama teman-teman, lupakan nonton konser ramai-ramai, lupakan juga hobi Anda, karena setiap saat Anda harus siap melapor.

Psiko

Mungkin terdengar kasar jika menyebutnya sakit jiwa. Tapi itulah kenyataan untuk menyebut mereka yang terganggu kepribadiannya.

Gangguan ini bisa muncul dalam perilaku yang menurut kita “ajaib”.  Misalnya, dengan cepat berubah mood, dari senang menjadi sebal tanpa alasan jelas, atau marah-marah untuk hal sepele.