Coleen Garcia

Banyak orang yang bakal menerka-nerka apa saja yang bakal terjadi ketika usianya sudah memasuki 40 tahun ke atas.

Pada fase itu, mungkin beberapa orang bakal mendapatkan berbagai macam mitos dan fakta terkait masalah seksual.

Kali ini, redaksi Bonanza88 akan mencoba untuk merangkum 5 mitos dan fakta mengejutkan soal seks di usia 40 tahun.

Pria Sulit Bertahan Lama

Lagi-lagi, perubahan hormon memiliki peran penting dalam hidup pria di usia 40 tahun. Nyatanya, usia ini memungkinkan kaum pria bertahan lebih lama di atas ranjang, karena lebih mampu menahan orgasmenya.

Para pria cenderung lebih mampu mengatur momen bercinta agar lebih lambat, dan menikmati momen yang lebih lambat tersebut.

Selalu Memikirkan Seks

Usia 40 tahun bukan lagi berbicara mengenai seks semata dengan pasangan. Berhubungan dalam jangka lama, membuat pasangan semakin nyaman, dan tidak lagi memakai seks untuk memperkuat koneksi dengan pasangan.

Di usia ini, paling penting dalam memuaskan pasangan adalah mampu berkomunikasi baik dengan pasangan.

Kerja Keras di Atas Ranjang

Perubahan hormon memang terjadi di usia 40-an. Ini kerap menjadi pemicu kaum pria maupun wanita harus mengalami perubahan terkait rayuan saat bercinta, serta kenyamanan di atas ranjang.

Namun, ini bukan berarti Anda harus bekerja keras memuaskan pasangan. Cukup meningkatkan fokus saat bercinta, maka Anda mampu memberikan kenikmatan seksual pada pasangan.

Wanita Sulit Orgasme

Kemampuan orgasme pada wanita, ternyata makin meningkat di usia 40 tahun. Dengan tingginya kepercayaan diri di usia ini, serta merasa nyaman dengan pasangan, faktanya mampu membuat pencapaian orgasme lebih mudah dibandingkan saat usia muda.

Tak Bisa Liar Saat Bercinta

Faktanya, di usia 40 tahun, pengalaman seksual Anda sudah mumpuni. Maka, di tahapan ini, Anda dan pasangan akan memiliki banyak aspek dari bercinta.

Mulai dari mencoba bermain peran, menonton film romansa bersama sebelum seks, atau mencoba berbagai posisi baru.

Sebab usia 40 tahun memungkinkan seseorang menjadi lebih percaya diri terhadap momen bercintanya, sehingga ikatan secara emosional dengan pasangan juga makin kuat.