Barcelona, namanya tenar sebagai salah satu klub sepak bola top Eropa sekaligus dunia. Prestasi dan sejarah Barcelona yang begitu megah, pasti membuat banyak pemain ingin bergabung ke sana.

Apalagi sampai sekarang Barcelona konsisten menghiasi level tertinggi persaingan lapangan hijau Benua Biru. Kondisi demikian makin menimbulkan daya tarik yang lebih lagi dari pemain-pemain luar untuk bermimpi membela Blaugrana.

Namun beberapa pemain berikut ini justru mengalami hal berbeda meski sudah resmi gabung Barcelona. Karier mereka yang awalnya gemilang, tiba-tiba meredup setelah menjadi bagian Skuat Catalan.

Lalu, siapa saja para pesepak bola sial yang dimaksudkan itu? Simak ulasan Bonanza88 berikut.

1. Ibrahim Affelay

Ketika diangkut ke Barcelona, Affelay merupakan salah satu pemain muda berbakat yang dimiliki PSV Eindhoven. Sejak didatangkan pada 2011, Ibrahim Affelay gagal bersaing dengan bintang-bintang Barcelona.

Meski lumayan sering tampil di awal kedatangannya, Affelay selanjutnya malah semakin minim diturunkan. Kontribusinya untuk Barcelona pun tidak begitu besar, hingga akhirnya dia dipinjamkan ke Schalke. Balik ke Barcelona di musim 2013/14, Affelay masih mendapati dirinya tidak terpakai, dan akhirnya dipinjamkan kembali ke Olympiacos.

Peminjamannya pun kurang dianggap berhasil, dan akhirnya Barcelona pun memilih untuk menjualnya permanen ke Stoke City. Tercatat di Barcelona, Affelay hanya tampil 35 kali.

2. Alex Song

Kemampuan Alex Song saat itu begitu baik di Arsenal, dia merupakan andalan Arsene Wenger di tim kala itu. Kemudian, Barcelona pun terpikat oleh kemampuannya hingga membelinya pada tahun 2012.

Dua musim bermain di La Liga, Alex Song lebih banyak duduk di bangku cadangan. Alex Song ternyata sadar jika kepindahannya ke Barcelona akan mengurangi jam bermainnya berkurang. Namun, hasrat untuk memiliki gaji yang besar membutakan Alex Song, sehingga dirinya pun tidak peduli dengan hal tersebut.

Alex Song pun semakin tidak terpakai dan akhirnya dipinjamkan ke West Ham. Setelahnya Alex Song gagal mencapai penampilan terbaiknya seperti ketika berada di Arsenal. Akhirnya Barcelona pun melepasnya ke Rubin Kazan.

3. Arda Turan

Arda Turan merupakan salah satu andalan dari suksesnya Atletico beberapa musim sebelumnya kala itu. Dia memiliki peran yang tidak tergantikan di Atletico sebagai pemain nomor 10.

Arda Turan didatangkan pada 2016 untuk mengisi lini tengah yang ditinggalkan Xavi Hernandez. Dibeli ketika Barcelona mengalami larangan transfer, Arda Turan lantas menunggu selama enam bulan untuk mencatatkan debutnya.

Di musim pertamanya Arda Turan gagal mengamankan tempatnya di skuad utama Luis Enrique kala itu. Dia hanya mencatatkan 14 kali starter pada musim 2016/17. Semakin buruk ketika, Barcelona berpindah tangan kepelatihan.

Arda semakin tidak terpakai dan akhirnya dipinjamkan ke Turki dan kini dia telah kembali bersama klub lamanya Galatasaray.