Eks Presiden Juventus Giovanni Cobolli menyebutkan bahwa Si Nyonya Tua melakukan kesalahan dalam perekrutan mega bintang Cristiano Ronaldo.

Karena sampai saat ini, Juventus masih belum bisa memenangkan turnamen Liga Champions sejak tahun 1996 silam.

Ya, pembelian Ronaldo sendiri memang dimaksudkan untuk membantu Si Nyonya Tua berjaya di pentas Eropa. Sayangnya, ia belum mampu membantu mendapatkannya.

“Cristiano Ronaldo adalah pembelian yang salah? Tentu saja, iya. Saya mengatakannya sejak hari pertama, menunjukkan penghargaan untuk seorang juara yang hebat, tapi dia terlalu mahal dan terlalu menentukan,” kata Cobolli dikutip Bonanza88 dari Marca.

“Menjual Ronaldo atau tidak itu urusan Juventus, tapi itu bernilai satu juta per gol,” tutur Cobolli menambahkan.

Dirinya tidak hanya membicarakan soal Ronaldo, tetapi juga keputusan Juventus merekrut Andrea Pirlo sebagai pelatih.

“Agnelli mengambil risiko. Saya tidak kritis terhadap Pirlo, saya juga memiliki pengalaman dengan [Ciro] Ferrara.”

“Tim memiliki sosok penting, seperti [Paulo] Dybala, tapi apakah dia akan bermain? Juventus perlu membangun kembali,” lanjut Cobolli.

Lebih dari itu Cobolli juga menyebut Pavel Nedved yang mengamuk usai di pinggir lapangan usai Juventus tersingkir, belum layak menjadi wakil presiden klub.

“Nedved menghajar papan reklame? Saya mengenalnya sebagai juara yang hebat, tetapi dia tidak memiliki kemampuan menjadi wakil presiden. Dia harus memikirkan kembali perannya,” tutup Cobolli.