Sepotong video yang menampilkan mobil dengan pelat dinas TNI viral di media sosial. Perekam video itu menyebut mobil itu milik suaminya

“Ini anak saya, Mbak e, ini mobil saya ya. Dari pelatnya saja Anda sudah bisa tahu dong suami saya itu siapa. Jadi kalau untuk suami Anda yang nggak tahu asal-usulnya gitu ya, jadi saya sarankan jangan apa ya, saya nggak kenal juga sama dia, saya nggak pernah ada,” ujar si perekam video.

Video berdurasi 17 detik itu awalnya beredar di TikTok dan kemudian menyebar di Instagram. Netizen ramai membahas pemilik mobil tersebut. Hal ini pun mmebuat pihak TNI turun tangan.

Pusat Penerangan (Puspen) TNI menanggapi viralnya video tersebut dan menyatakan pelat nomor dinas TNI yang terpasang di mobil adalah palsu. Pihak TNI mengatakan pelat nomor 3423-00 tak terdaftar di data Mabes TNI.

“Klarifikasi kasus beredarnya video mobil pelat dinas TNI dengan nomor 3423-00 yang viral di media sosial (medsos) adalah pelat dinas bodong atau palsu karena tidak terdaftar di Mabes TNI,” tulis Puspen TNI melalui akun Instagram resminya.

Ujung dari video ini pun membuat si perekam video memohon maaf kepada warga Indonesia dan pihak TNI. Wanita yang belum diketahui identitasnya itu mengaku khilaf dan menyesal.

“Saya sebelumnya minta maaf atas ketidaknyaman, kepada seluruh warga Indonesia dan atas beredar luasnya video saya yang lagi viral banget mengenai pelat dinas. Itu saya katakan bahwa, itu sebenarnya pelat dinas palsu alias bodong, dan saya membuat itu di Kota Bandung,” jelas wanita itu di video lainnya.

“Atas ketidaknyamannya saya minta maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga Indonesia, kepada jajaran satuan TNI. Saya berjanji tidak akan mengulanginya lagi dan saya di sini sangat menyesal atas kekhilafan saya,” pungkasnya.